Hai sobat chemisfun, gimana kabarnya dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah seperti sekarang?? Tetap sehat kan yaa,, Kira-kira ada yang tau gak ya, penyusun udara itu apa aja?? Yups, penyusun udara itu ada gas nitrogen, gas oksigen, dan tentunya masih banyak lagi ya sobat.. Ternyata gas-gas yang kita sebutkan tadi itu, adalah salah dua dari contoh unsur-unsur di kimia lohh.. Waahh... Penyusun utama dari udara yang tak kasat mata ini adalah senyawa kimia.. Hebat yaa kimia ini sobat chemisfun :) :)
Banyak persenyawaan unsur-unsur kimia yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,, eeeiiitsss tapi tunggu dulu,, banyak pula yang loh persenyawaan unsur kimia ini yang berbahaya bagi kehidupan sehari-hari.. Woww,, mengerikan ya ternyata..
Ayo sobat chemisfun, kita akan bahas persenyawaan unsur kimia apa saja yang bermanfaat dan berbahaya dala kehidupan kita dalam materi "Kimia Unsur" berikut. Cekidottt....
Kelimpahan Unsur Golongan Utama
Beberapa unsur logam dan nonlogam, baik dalam bentuk unsur ataupun senyawanya banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan beberapa unsur logam dan nonlogam meningkat dengan berkembang pesatnya industri, baik sebagai alat, bahan dasar, ataupun sumber energi. Pada umumnya unsur-unsur logam terkandung dalam batuan sebagai senyawa yang disebut mineral bijih logam. Jumlah unsur di alam banyak sekali, baik yang alamiah ataupun yang buatan. Unsur yang paling banyak terdapat di alam yaitu helium (terdapat di matahari). Sedangkan unsur yang paling terdapat di bumi ini yaitu oksigen, silikon, aluminium, dan besi.
Golongan Gas Mulia
Unsur-unsur gas mulia dalam sistem periodik terletak pada golongan VIIIA, yang meliputi Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon (Rn). Sesuai dengan namanya, unsur-unsur gas mulia memiliki elektron valensi penuh, sehingga di alam tidak ditemukan dalam bentuk senyawa, melainkan dalam bentuk atom-atomnya dikatakan sebagai unsur bebas. Unsur gas mulia yang paling banyak terdapat di udara adalah argon, sedangkan unsur gas mulia yang paling sedikit adalah radon yang bersifat radioaktif dengan waktu paruh yang pendek (4 hari) dan meluruh menjadi unsur lain.
Adapun sifat-sifat golongan gas mulia ini ialah sebagai berikut:
Gambar 1 : Sifat golongan gas mulia
Video 1: Penerapan Gas Mulia
Golongan Halogen
Unsur golongan halogen sangat reaktif, sehingga di alam hanya ditemukan dalam bentuk senyawanya. Halogen berasal dari bahasa Yunani dari kata halo yang berarti garam, karena umumnya ditemukan dalam bentuk garam anorganik. Kelimpahan unsur-unsur halogen ini banyak terdapat di lautan. Sifat fisis dan sifat kimia dari unsur halogen yaitu:
Gambar 2 : Sifat golongan halogen
Video 2 : Penerapan unsur halogen
Golongan Alkali
Unsur logam alkali terletak pada golongan IA dalam sistem periodik unsur. Unsur logam alkali bersifat sangat reaktif sehingga hanya kita jumpai dalam bentuk senyawanya di alam adalah natrium dalam bentuk ion Na+ yang banyak ditemukan dalam air laut dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari contohnya sebagai garam dasar (NaCl). Sifat dari golongan alkali ialah:
Gambar 3 : Sifat golongan alkali
Video 3 : Penerapan Golongan Alkali
Golongan Alkali Tanah
Unsur golongan alkali tanah terletak pada golongan IIA dalam sistem periodik unsur. Unsur-unsur logam alkali tanah hanya ditemukan di alam dalam bentuk senyawa karena bersifat reaktif. Berilium ditemukan dalam bentuk mineral yang disebut beril dan magnesium ditemukan dalam mineral air laut seperti dolomit. Sifat fisis dan kimia dari golongan alkali tanah adalah:
Gambar 4 : Sifat golongan alkali tanah
Video 4 : Penerapan golongan alkali tanah
Nah,, itulah penjelasan mengenai materi "Kimia Unsur" sobat chemisfun. Jika sobat merasa ada yang kurang paham, boleh tulis di kolom komentar yaa sobat.. See you next time sobat.. :) :)
Pengertian Sifat Koligatif Larutan Sifat koligatif larutan merupakan salah satu sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat yang terlarut tetapi hanya bergantung pada banyaknya partikel-partikel atau konsentrasi pertikel zat terlarutnya (kosentrasi zat terlarut). Sifat koligatif larutan terdiri dari dua jenis, yaitu sifat koligatif larutan elektrolit dan sifat koligatif larutan non elektrolit. Apabila suatu pelarut ditambah dengan sedikit zat terlarut, maka akan didapatkan suatu larutan yang mengalami: Penurunan tekanan uap Kenaikan titik didih Penurunan titik beku Tekanan osmotik Seperti yang terlihat di gambar 1: Source: https://images.app.goo.gl/q4yaTMdLfJuyoyMbA Penurunan Tekanan Uap Penguapan merupakan peristiwa yang terjadi ketika partikel-partikel zat cair meninggalkan kelompoknya. Semakin lemah gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair maka semakin mudah zat cair tersebut mengua...
Hai sobat chemisfun , apa yang terlihat pada gambar diatas? Yupss,, pipa besi yang berkarat. Ada yang tau gak ya, kok pipa besinya bisa bekarat?? Hmmm, kalo ada yang kepikiran, pipa besi tersebut mengalami korosi, yupss jawabannya benar sekali. Sebenarnya apa sih yang terjadi dalam peristiwa korosi ini? Atau cara mencegah terjadinya korosi tersebut? Yukk, kita akan mempelajari materi kimia tentang redoks dan elektrokimia. Cekidott,, pantengin teruss ya chemisfun yaa :) :) Sel Elektrolisis Sel elektrolisis merupakan sel elektrokimia yang mana energi listrik digunakan untuk menjalankan reaksi redoks yang tidak spontan. Elektrolisis dapat didefinisikan sebagai reaksi peruraian zat menggunakan arus listrik. Prinsip kerja dari sebuah sel elektrolisis adalah menghubungkan kutub negatif dari sumber arus searah dengan katoda dan kutub positif ke anoda, sehingga terjadi potensial yang berlebih dan menyebabkan suatu reaksi redoks yang tidak spontan bisa berlangsung. Elekt...
Komentar
Posting Komentar